BAB
II . PENDUDUK MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN
1. 1. Pertumbuhan Penduduk
Pertumbuhan
penduduk di dunia ini makin cepat, mendorong pertumbuhan aspek-aspek kehidupan
yang meliputi aspek sosial, ekonomi, politik, kebudayaan, dan sebagainya.
Dengan begitu, maka bertambahlah sistem matampencaharian hidup menjadi lebih
kompleks.
Ada tiga faktor utama
demografi yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk, di antaranya
sebagai berikut.
a. Kelahiran
(Fertilitas)
Kelahiran
adalah istilah dalam demografi yang mengindikasikan jumlah anak yang
dilahirkan
hidup, atau dalam
pengertian lain fasilitas adalah hasil produksi yang nyata dari
fekunditas
seorang wanita. Berikut
ini penjelasan mengenai pengukuran fertilitas:
- Pengukuran fasilitas tahunan adalah
pengukuran kelahiran bayi pada tahun tertentu dihubungkan
dengan jumlah penduduk pada tahun
tersebut. Adapun ukuran-ukuran fertilitas tahunan.
-Pengukuran fertilitas
komulatif adalah pengukuran jumlah rata-rata anak yang dilahirkan oleh
seorang perempuan hingga
mengakhiri batas usia suburnya.Adapun ukurannya.
b. Kematian
(mortalitas)
Kematian adalah ukuran jumlah kematian umumnya karena akibat
yang spesifik pada suatu populasi. Mortalitas khusus mengekspresikan pada
jumlah satuan kematian per- 1000 individu per-tahun, hingga rata-rata
mortalitas sebesar 9,5 berarti pada populasi 100.000 terdapat 950 kematian
per-tahun.
c. Perpindahan (migrasi)
Migrasi adalah peristiwa berpindahnya suatu organisme dari suatu
tempat ke tempat lainnya. Dalam banyak kasus organisme bermigrasi untuk mencari
sumber cadangan makanan yang baru untuk menghindari kelangkaan yang mungkin
terjadi karena datangnya musim dingin atau kerana over populasi.
Faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya fertalitas penduduk:
*
Faktor demografi, antara lain adalah:
a. Struktur umur
b. Struktur perkawinan
c. Umur kawin pertama
d. Paritas
e. Disrupsi perkawinan
f. Proporsi yang kawin
* Faktor non demografi,
antara lain adalah:
a. Keadaan ekonomi
penduduk
b. Perbaikan status perempuan
c. Tingkat pendidikan
d. Urbanisasi dan
industrialisasi.
2.
Pengertian Migrasi
Migrasi adalah perpindahan penduduk dari tempat yang satu ke
tempat yang lain. Dalam mobilitas penduduk terdapat migrasi internasional yang
merupakan perpindahan penduduk yang melewati batas suatu negara ke negara lain
dan juga migrasi internal yang merupakan perpindahan penduduk yang berkutat
pada sekitar wilayah satu negara saja. Mobilitas penduduk adalah
perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain. Mobilitas penduduk ada
yang bersifat nonpermanen (sementara) misalnya turisme baik nasional maupun
internasional, dan ada pula mobilitas penduduk permanen (menetap). Mobilitas
penduduk permanen disebut migrasi.
3.
Jenis-jenis Migrasi
Migrasi dapat terjadi di dalam satu negara maupun antarnegara. Migrasi dapat
dibagi atas dua golongan yaitu :
a. Migrasi Internasional, yaitu perpindahan penduduk dari suatu negara ke
negara lainnya. Migrasi internasional dapat dibedakan atas tiga macam yaitu :
-Imigrasi, yaitu masuknya penduduk dari suatu negara ke negara lain dengan
tujuan menetap. Orang yang melakukan imigrasi disebut imigran.
-Emigrasi, yaitu keluarnya penduduk dari suatu negara ke negara lain. Orang
yang melakukan emigrasi disebut emigran.
-Remigrasi atau repatriasi, yaitu kembalinya imigran ke negara asalnya.
4. Macam
– Macam Migrasi
Migrasi
Internasional dibagi menjadi tiga , yaitu :
1.
Imigrasi = Masuknya penduduk ke suatu negara
2.
Emigrasi = Keluarnya penduduk ke negara lain
3.
Remigrasi = Kembalinya penduduk ke negara
Migrasi
Nasional dibagi menjadi empat , yaitu :
1.
Urbanisasi = Dari Desa ke Kota
2.
Transmigrasi = Dari Pulau ke Pulau
3.
Ruralisasi = Dari Kota ke Desa
4.
Evakuasi = Dari tempat yang tidak aman ke tempat yang aman
5. Proses Migrasi
Proses
Imigrasi yaitu:
• Proses migrasi ia menetap di suatu wilayah.
• Proses migrasi hanya sementara diwilayah itu sewaktu-waktu ia dapat kembali
lagi ke wilayah
tempat
asalnya.
• Hanya sekedar berlibur diwilayah itu.
Proses
keberangkatan migrasi bisa dilakukan dengan cara-cara tertentu misalkan kalau
imigran hanya satu orang bisa melakukannya dengan naik sepeda motor, kalau
imigran dengan banyak orang satu keluarga maka bisa melakukannya dengan naik
kendaraan roda empat atau juga naik kapal laut.
6. Struktur
penduduk terdiri dari 3 jenis, yaitu :
1. Piramida Penduduk Muda
Piramida ini menggambarkan
komposisi penduduk dalam pertumbuhan dan sedang berkembang. Jumlah angka
kelahiran lebih besar dari pada jumlah kematian. Bentuk ini umumnya kita lihat
pada negara – negara yang sedang berkembang. Misalnya : India, Brazil dan
Indonesia.
2.
Piramida Stationer
Bentuk piramida ini
menggambarkan keadaan penduduk yang tetap (statis) sebab tingkat kematian
rendah dan tingkat kelahiran tidak begitu tinggi. Piramida penduduk yang
berbentuk system ini terdapat pada negara-negara yang maju seperti Swedia,
Belanda dan Skandinavia.
3. Piramida Penduduk Tua
Bentuk piramida penduduk ini
menggambarkan adanya penurunan tingkat kelahiran yang sangat pesat dan tingkat
kematian yang kecil sekali. Apabila angka kelahiran jenis kelamin pria besar, maka suatu
Negara bias kekurangan penduduk. Negara yang bentuk piramida penduduknya
seperti ini adalah Jerman, Inggris, Belgia dan Perancis
Bentuk-Bentuk Piramida
Jenis-jenis
piramida penduduk dibedakan menjadi 3, yaitu piramida penduduk muda
(ekspansive), piramida penduduk stasioner, dan piramida penduduk tua
(konstruktif) :
BAB II. PERKEMBANGAN BUDAYA
INDONESIA
Perkembangan budaya indonesia saat ini sudah mulai terkikis perlahan-perlahan
saat ini banyak masyarakat secara perlahan meninggalkan budaya local atau
tradisional dan lebih memilih budaya yang lebih modern. Ini terjadi karena
adanya proses perubahan social seperti Akultursi dan Asimilasi.
Akulturasi adalan proses masuknya kebudayaan baru yang secara lambat laun dapat
diterima dan diolah dengan kebudayaan sendiri, tanpa menghilangkan kebudayaan
yang ada.
Asimilasi adalah proses masuknya kebudayaan baru yang berbeda setelah mereka
bergaul secara intensif, sehingga sifat khas dari unsur-unsur kebudayaan itu
masing-masing berubah menjadi unsur-unsur kebudayaan campuran.
Sebagai contoh adalah batik
hasil dari budaya indonesia, batik tersebut belakangan ini termasuk bahan-bahan
yang diminati oleh masyarakat luar. Muncul trend ini dikarenakan batik telah
diresmikan bahwa batik tersebut telah ditetapkan oleh UNESCO pada hari jumat
tanggal 02 oktober 2009 sebagai warisan budaya indonesia, dan hari itulah
ditetapkannya sebagai hari batik nasional.
1. Dampak Positif dan Negatif
Kebudayaan :
a. DampakPositif:
Dengan adanya Kemajuan dalam bidang teknologi dan peralatan hidup, masyarakat
pada saat ini dapat bekerja secara cepat dan efisien karena adanya peralatan
yamg mendukungnya sehingga dapat mengembangkan usahanya dengan lebih baik lagi.
b. DampakNegatif:
Dapat menghilangkan kebudayaan asli Indonesia, serta dapat terjadi proses
perubahan social di daerah yang dapat mengakibatkan permusuhan antar suku
sehingga rasa persatuan dan kesatuan bangsa menjadi goyah.
Kebudayaan di Indonesia terpengaruh juga jaman
dahulu oleh para pedagang, pelayar, dan kerajaan-kerajaan Hindu, Buddha, dan
Islam yang pernah berkuasa di Indonesia. Indonesia sebagai negara pelayaran dan
perdagangan serta tempat belajar pesinggahan orang-orang dari negara lain
seperti India, Bugis, Tiongkok, Jepang dan lain-lain. Kemudian kebudayaan dan
struktur bahasa serta bangunan yang dipengaruhi oleh kerajaan-kerajaan Hindu,
Buddha, dan Islam juga memperngaruhi kebudayaan yang ada di Indonesia sampai
sekarang.
2. Kebudayaan Hindu-Buddha
Unsur Hindu-Buddha di Indonesia sampai sekarang
cukup banyak. Terlihat dengan masih adanya patung-patung dewa Brahma, Wisnu,
Siwa, dan Buddha sebagai peninggalan kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha. Unsur
Hindu-Buddha pada candi-candi peninggalan juga sangat dominan sebagai warisan
kebudayaan jaman dahulu, seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan.
3.
Kebudayaan Islam
Kebudayaan
kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia merupakan salah satu peninggalan di
Indonesia yang cukup dominan, seperti masjid-masjid dan tatanan hidup bangsa
Indonesia. Agama Islam lebih berkembang daripada ajaran Hindu-Buddha karena di
Islam tidak mengenal kasta/tingkatan.
4.
Kebudayaan Barat
Dengan
masuknya kebudayaan barat ke Indonesia, di samping efek negatifnya, kita juga
dapat mengilhami efek positifnya. Berikut ini adalah yang seharusnya kita dapat
pahami dari masuknya kebudayaan barat di Indonesia:
a.
Industry Development atau Perkembangan Industri Barat
b.
Perubahan Pola Berpikir dan Sikap
c.
Kemajuan IPTEK.
5. Beberapa contoh perkembangan
budaya :
* Cara
Berpakaian
Masyarakat Indonesia lebih menyukai berpakaian yang lebih terbuka seperti
bangsa barat yang sebenarnya tidak sesuai dengan adat ketimuran bangsa
Indonesia yang dianggap berpakaian lebih sopan dan tertutup.
* Alat
Musik
Perkembangan alat musik saat ini juga dibanjiri dengan masuknya budaya asing,
kita dapat mengambil contoh dari kebudayaan asli betawi di Jakarta, pada saat
ini sudah tidak ada lagi terdengar alat musik Tanjidor musik khas dari tanah
Betawi, saat ini yang sering kita dengar adalah alat-alat musik modern yang
biasanya menggunakan tenaga listrik.
* Permainan
Tradisional
Bahkan masuknya budaya asing juga mempengaruhi permainan tradisional, seperti
permainan gangsing atau mobil-mobilan yang terbuat dari kayu, pada saat ini
sudah jarang kita temukan, yang saat ini kita temukan adalah produk-produk
permainan yang berasal dari Cina, seperti mainan mobil remote control yang
berbahan baku besi atau plastik.
SOAL PILIHAN GANDA
1. Berikut ini
adalah yang seharusnya kita dapat pahami dari masuknya kebudayaan barat di
Indonesia, kecuali.....
A. Industry Development atau Perkembangan Industri Barat
B.
Perubahan Pola Berpikir dan Sikap
C.
Kemajuan IPTEK.
D. Cara berpakaian
2. Struktur penduduk terdiri dari.....piramid.
A. 2
B. 3
C. 10
D. 8
3. Pengertian emigrasi yang benar adalah....
A. Perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lainnya.
Migrasi internasional dapat dibedakan.
B. Masuknya penduduk dari
suatu negara ke negara lain dengan tujuan menetap.
C.
Keluarnya penduduk dari suatu negara ke negara lain.
D.Kembalinya imigran ke
negara asalnya.
4. Migrasi Nasional dibagi
menjadi....bagian
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
5 5. Faktor non demografi
yang benar yaitu....
A.Paritas
B.Keadaan ekonomi penduduk
C. Disrupsi perkawinan
D. Proporsi yang kawin