Jumat, 17 Oktober 2014

BAB IV . PEMUDA DAN SOSIALISASI



   BAB IV . PEMUDA DAN SOSIALISASI

  1.   Pembinaan dan pengembangan generasi muda
Pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan kebudayaan dalam keputusan menteri pendididkan dan kebudayaan Nomor: 0323/U/1978 tanggal 28 Oktober 1978.

Pola Dasar Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda disusun berlandaskan:
a. Landasan Idiil: Pancasila
b. Landasan Konstisusional: Undang-Undang Dassar 1945
c. Landansan STrategis: Garis-gari besar haluan negara
d. Landasan Historis: Sumpah Pemuda Tahun 1928 dan Proklmasai Kemerdekaan 17 Agustus 1945
e. Landasan Nornatif: Etika, tata nilai dan tradisi luhur yang hidup dalam masyarakat
2.  Potensi-potensi yang ada pada generasi muda perlu dikembangkan adalah :
a) Idealisme dan daya kritis
b) Dinamika dan kreatifitas
c) Keberanian mengambil resiko
d) Optimis kegairahan semangat
e) Sikap kemandirian dan disiplin murni
f) Terdidik
g) Keanekaragaman dalam persatuan dan kesatuan
h) Patriotisme dan nasionalisme
3. Tujuan Pokok Sosialisasi
• Individu harus diberi ilmu pengetahuan (keterampilan) yang dibutuhkan bagi kehidupan kelak di masyarakat.
• Individu harus mampu berkomunikasi secara efektif dan mengembangkan kemampuannya.
• Pengendalian fungsi-fungsi organic yang dipelajari melalui latihan-latihan mawas diri yang tepat.
• Bertingkah laku secara selaras dengan norma atau tata nilai dan kepercayaan pokok ada pada lembaga atau kelompok khususnya dan pada masyarakat umumnya.
SOAL PILIHAN GANDA

1. Pola Dasar Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda disusun berlandaskan....landasan.
A. 1
B. 3
C. 5
D. 7

2. Individu harus mampu berkomunikasi secara....
A. OBJEKTIF
B. SELEKTIF
C. NORMATIF
D. EFEKTIF
3. Pola Dasar Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda disusun berlandaskan Landasan Idiil yang berisi....
A. Pancasila
B. Undang-undang Dasar 1945
C. Garis-garis besar haluan Negara
D. Sumpah Pemudas Tahub 1928 dan Proklmasai Kemerdekaan 17 Agustus 1945
4.  Potensi-potensi yang ada pada generasi muda perlu dikembangkan adalah, kecuali....
A. Idealisme dan daya kritis 
B. Dinamika dan kreatifitas 
C. Keberanian mengambil resiko
D. salah semua 
5. Pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan kebudayaan dalam keputusan menteri pendididkan dan kebudayaan Nomor: 0323/U/1978 ditetapkan pada tanggal....
A. 7 Agustus 2011
B. 28 Oktober 1978
C. 17 Agustus 1945
D. 10 November 1899

BAB III. INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT



   BAB III. INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT

1. Pengertian Individu
Individu berasal dari kata yunani yaitu “individium” yang artinya “tidak terbagi”. Dalam ilmu sosial paham individu, menyangkut tabiat dengan kehidupan dan jiwa yang majemuk, memegang peranan dalam pergaulan hidup manusia. Individu merupakan kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan bukan sebagai manusia keseluruhan. Maka dapat disimpulkan bahwa individu adalah manusia yang memiliki peranan khas atau spesifik dalam kepribadiannya. Dan terdapat tiga aspek dalam individu yaitu aspek organik jasmaniah, aspek psikis rohaniah, dan aspek sosial.

            Individu mempunyai ciri-ciri memiliki suatu pikiran dan diri. Dimana individu sanggup menetapkan kenyataan, interprestasi situasi, menetapkan aksi dari luar dan dalam dirinya. Dapat diartikan sebagai proses komunikasi individu dalam berinteraksi dan berhubungan.
      
2. Pengertian Pertumbuhan
Pertumbuhan adalah suatu perubahan yang menuju ke arah yang lebih maju dan lebih dewasa. Perubahan ini pada lazimnya disebut dengan istilah proses. Untuk selanjutnya pertumbuhan dari berbagai aliran yaitu asosiasi, aliran psichologi Gestalt dan aliran Sosiologi. Menurut para ahli yang menganut aliran asosiasi berpendapat, bahwa pertumbuhan pada dasarnya adalah proses asosiasi. Pada proses asosiasi yang primer adalah bagian-bagian. Bagian-bagian yang ada lebih dahulu, sedang keseluruhan ada pada kemudian. Bagian-bagian ini terikat satu sama lain menjadi keseluruhan oleh asosiasi
                3. Pengertian Keluarga Secara Umum
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga 
dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu 
atap dalam keadaan saling ketergantungan.
Menurut Salvicion dan Celis (1998) di dalam keluarga terdapat dua atau lebih dari 
dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau 
pengangkatan, dihidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan 
didalam perannya masing-masing menciptakan serta mempertahankan 
suatu kebudayaan.
       Definisi keluarga menurut Burgess dkk dalam friedman (1998) yang berorientasi 
             pada tradisi dan digunakan secara luas :
          1. Keluarga terdiri dari orang – orang yang disatukan oleh ikatan perkawinan, darah, 
                dan  adopsi
    2. Para anggota keluarga biasanya tinggal di dalam satu rumah, atau jika meraka 
              hidup terpisah, maka merka akan menggangap itu sebagai keluarga mereka.
          3. Anggota keluarga berinteraksi dan berkomunikas antara satu dengan yang l  lainnya
          4. Keluarga sama – sama menggunakan kultur yang sama dengan beberapa ciri unik tersendiri

Dapat disimpulkan bahwa karakteristik keluarga adalah :
         * Terdiri dari dua atau lebih individu yang diikat oleh hubungan darah, perkawinan atau adopsi
         * Anggota keluarga biasanya hidup bersama atau jika terpisah mereka tetap memperhatikan 
            satu sama lain
  * Anggota keluarga berinteraksi satu sama lain dan masing-masing mempunyai peran sosial:
           suami, istri, anak, kakak dan adik 
        * Mempunyai tujuan : menciptakan dan mempertahankan budaya, meningkatkan perkem-
           bangan  fisik, psikologis, dan sosial anggota.
4. Fungsi Dari Keluarga 
* Fungsi Secara Biologis
a. Untuk Meneruskan Keturunan.
b. Memelihara dan membesarkan anak.
c. Merawat dan membesarkan anak dan anggota keluarga
* Fungsi Secara Psikologis
a. Memberikan rasa aman dan nyaman kepada anggota keluarga.
b. Memberikan perhatian untuk anggota keluarga.
c. Membina kepribadian.
d. Memberikan identitas keluarga. 
* Fungsi Sosialisasi
a. Mengajarkan sosialisasi kepada anak.
b. Membentuk norma-norma yang baik kepada anak.
c.  Meneruskan nilai-nilai budaya. 
*Fungsi Secara Ekonomi
a. Mencari sumber-sumber penghasilan untuk keluarga.
b. Pengaturan penggunaan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
c. Menabung untuk memenuhi kebutuhan anak di masa depan,sebagai jaminan hari tua. 
*Fungsi Secara Pendidikan
a. Menyekolahkan anak untuk memberikan pengetahuan,keterampilan, dan membentuk anak sesuai dengan minat dan bakat yang dimilikinya.
b. Mempersiapkan anak untuk kehidupan yang akan datang dan mempersiapkan anak untuk memenuhi perannya sebagai orang dewasa.
c.  Mendidik anak sesuai dengan tingkat perkembangannya.
 



CONTOH PILIHAN GANDA 

1. Ada berapakah fungsi dari keluarga.... 
A. 6
B. 9
C. 4
D. 3

2.
Memberikan rasa aman dan nyaman kepada anggota keluarga, meruoakan contoh dari jenis fungsi secara.....
A. Fungsi Secara Psikologis
B. Fungsi Secara Biologis
C. Fungsi Secara Sosialisasi
D. Fungsi Secara Ekonomi

3. "Individu" berasal dari bahasa
A. Inggris
B. Jerman
C. Portugis
D. Yunani 
4. Di dalam keluarga terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah. Merupakan pengertian keluarga menurut....
A. Burgess
B. Salvicion
C. Salvion dan Celis
D. Celis

5. Manakah yang termasuk aspek dalam individu yaitu aspek organik jasmaniah, aspek psikis rohaniah, dan aspek sosial.
A. Aspek Rohaniah dan Aspek Pendidikan
B. Aspek Psikis dan Aspek Rohaniah
C. Aspek Rohaniah, Aspek Psikis, Aspek ekonomi
D.Aspek Sosial dan Aspek Biologis

BAB II . PENDUDUK MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN


BAB II . PENDUDUK MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN

1. 1. Pertumbuhan Penduduk
Pertumbuhan penduduk di dunia ini makin cepat, mendorong pertumbuhan aspek-aspek kehidupan yang meliputi aspek sosial, ekonomi, politik, kebudayaan, dan sebagainya. Dengan begitu, maka bertambahlah sistem matampencaharian hidup menjadi lebih kompleks.
       Ada tiga faktor utama demografi yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk, di antaranya 
       sebagai berikut.
       a. Kelahiran (Fertilitas) 
         Kelahiran adalah istilah dalam demografi yang mengindikasikan jumlah anak yang dilahirkan 
         hidup, atau dalam pengertian lain fasilitas adalah hasil produksi yang nyata dari fekunditas  
         seorang wanita. Berikut ini penjelasan mengenai pengukuran fertilitas: 
      - Pengukuran fasilitas tahunan adalah pengukuran kelahiran bayi pada tahun tertentu dihubungkan
        dengan jumlah penduduk pada tahun tersebut. Adapun ukuran-ukuran fertilitas tahunan.
       -Pengukuran fertilitas komulatif adalah pengukuran jumlah rata-rata anak yang dilahirkan oleh
        seorang perempuan hingga mengakhiri batas usia suburnya.Adapun ukurannya.
        b. Kematian (mortalitas)
Kematian adalah ukuran jumlah kematian umumnya karena akibat yang spesifik pada suatu populasi. Mortalitas khusus mengekspresikan pada jumlah satuan kematian per- 1000 individu per-tahun, hingga rata-rata mortalitas sebesar 9,5 berarti pada populasi 100.000 terdapat 950 kematian per-tahun.
        c. Perpindahan (migrasi)
Migrasi adalah peristiwa berpindahnya suatu organisme dari suatu tempat ke tempat lainnya. Dalam banyak kasus organisme bermigrasi untuk mencari sumber cadangan makanan yang baru untuk menghindari kelangkaan yang mungkin terjadi karena datangnya musim dingin atau kerana over populasi.
           Faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya fertalitas penduduk: 
           *      Faktor demografi, antara lain adalah: 
                                    a.      Struktur umur
b.      Struktur perkawinan
c.       Umur kawin pertama
d.      Paritas
e.       Disrupsi perkawinan
f.       Proporsi yang kawin

          *    Faktor non demografi, antara lain adalah:
a.       Keadaan ekonomi penduduk
b.      Perbaikan status perempuan
c.       Tingkat pendidikan
d.      Urbanisasi dan industrialisasi.

2. Pengertian Migrasi
Migrasi adalah perpindahan penduduk dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Dalam mobilitas penduduk terdapat migrasi internasional yang merupakan perpindahan penduduk yang melewati batas suatu negara ke negara lain dan juga migrasi internal yang merupakan perpindahan penduduk yang berkutat pada sekitar wilayah satu negara saja. Mobilitas penduduk adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain. Mobilitas penduduk ada yang bersifat nonpermanen (sementara) misalnya turisme baik nasional maupun internasional, dan ada pula mobilitas penduduk permanen (menetap). Mobilitas penduduk permanen disebut migrasi.

3. Jenis-jenis Migrasi
Migrasi dapat terjadi di dalam satu negara maupun antarnegara. Migrasi dapat dibagi atas dua golongan yaitu :
a. Migrasi Internasional, yaitu perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lainnya. Migrasi internasional dapat dibedakan atas tiga macam yaitu :
-Imigrasi, yaitu masuknya penduduk dari suatu negara ke negara lain dengan tujuan menetap. Orang yang melakukan imigrasi disebut imigran.
-Emigrasi, yaitu keluarnya penduduk dari suatu negara ke negara lain. Orang yang melakukan emigrasi disebut emigran.
-Remigrasi atau repatriasi, yaitu kembalinya imigran ke negara asalnya.
4. Macam – Macam Migrasi
Migrasi Internasional dibagi menjadi tiga , yaitu :
1.      Imigrasi = Masuknya penduduk ke suatu negara
2.      Emigrasi = Keluarnya penduduk ke negara lain
3.      Remigrasi = Kembalinya penduduk ke negara
Migrasi Nasional dibagi menjadi empat , yaitu :
1.      Urbanisasi  = Dari Desa ke Kota
2.      Transmigrasi = Dari Pulau ke Pulau
3.      Ruralisasi = Dari Kota ke Desa
4.      Evakuasi = Dari tempat yang tidak aman ke tempat yang aman
5. Proses Migrasi
  Proses Imigrasi yaitu:
• Proses migrasi ia menetap di suatu wilayah.
• Proses migrasi hanya sementara diwilayah itu sewaktu-waktu ia dapat kembali lagi ke wilayah
 tempat asalnya.
• Hanya sekedar berlibur diwilayah itu.
Proses keberangkatan migrasi bisa dilakukan dengan cara-cara tertentu misalkan kalau imigran hanya satu orang bisa melakukannya dengan naik sepeda motor, kalau imigran dengan banyak orang satu keluarga maka bisa melakukannya dengan naik kendaraan roda empat atau juga naik kapal laut.


6. Struktur penduduk terdiri dari 3 jenis, yaitu :
1. Piramida Penduduk Muda
    Piramida ini menggambarkan komposisi penduduk dalam pertumbuhan dan sedang berkembang. Jumlah angka kelahiran lebih besar dari pada jumlah kematian. Bentuk ini umumnya kita lihat pada negara – negara yang sedang berkembang. Misalnya : India, Brazil dan Indonesia.
2.   Piramida Stationer
     Bentuk piramida ini menggambarkan keadaan penduduk yang tetap (statis) sebab tingkat kematian rendah dan tingkat kelahiran tidak begitu tinggi. Piramida penduduk yang berbentuk system ini terdapat pada negara-negara yang maju seperti Swedia, Belanda dan Skandinavia.
3.  Piramida Penduduk Tua
    Bentuk piramida penduduk ini menggambarkan adanya penurunan tingkat kelahiran yang sangat pesat dan tingkat kematian yang kecil sekali. Apabila angka kelahiran jenis kelamin pria besar, maka suatu Negara bias kekurangan penduduk. Negara yang bentuk piramida penduduknya seperti ini adalah Jerman, Inggris, Belgia dan Perancis

Bentuk-Bentuk Piramida
Jenis-jenis piramida penduduk dibedakan menjadi 3, yaitu piramida penduduk muda (ekspansive), piramida penduduk stasioner, dan piramida penduduk tua (konstruktif) :
 
BAB II. PERKEMBANGAN BUDAYA INDONESIA
Perkembangan budaya indonesia saat ini sudah mulai terkikis perlahan-perlahan saat ini banyak masyarakat secara perlahan meninggalkan budaya local atau tradisional dan lebih memilih budaya yang lebih modern. Ini terjadi karena adanya proses perubahan social seperti Akultursi dan Asimilasi.

Akulturasi adalan proses masuknya kebudayaan baru yang secara lambat laun dapat diterima dan diolah dengan kebudayaan sendiri, tanpa menghilangkan kebudayaan yang ada.
Asimilasi adalah proses masuknya kebudayaan baru yang berbeda setelah mereka bergaul secara intensif, sehingga sifat khas dari unsur-unsur kebudayaan itu masing-masing berubah menjadi unsur-unsur kebudayaan campuran.
Sebagai contoh adalah batik hasil dari budaya indonesia, batik tersebut belakangan ini termasuk bahan-bahan yang diminati oleh masyarakat luar. Muncul trend ini dikarenakan batik telah diresmikan bahwa batik tersebut telah ditetapkan oleh UNESCO pada hari jumat tanggal 02 oktober 2009 sebagai warisan budaya indonesia, dan hari itulah ditetapkannya sebagai hari batik nasional.
1. Dampak Positif dan Negatif Kebudayaan :
a. DampakPositif:
Dengan adanya Kemajuan dalam bidang teknologi dan peralatan hidup, masyarakat pada saat ini dapat bekerja secara cepat dan efisien karena adanya peralatan yamg mendukungnya sehingga dapat mengembangkan usahanya dengan lebih baik lagi.
b. DampakNegatif:
Dapat menghilangkan kebudayaan asli Indonesia, serta dapat terjadi proses perubahan social di daerah yang dapat mengakibatkan permusuhan antar suku sehingga rasa persatuan dan kesatuan bangsa menjadi goyah. 
Kebudayaan di Indonesia terpengaruh juga jaman dahulu oleh para pedagang, pelayar, dan kerajaan-kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam yang pernah berkuasa di Indonesia. Indonesia sebagai negara pelayaran dan perdagangan serta tempat belajar pesinggahan orang-orang dari negara lain seperti India, Bugis, Tiongkok, Jepang dan lain-lain. Kemudian kebudayaan dan struktur bahasa serta bangunan yang dipengaruhi oleh kerajaan-kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam juga memperngaruhi kebudayaan yang ada di Indonesia sampai sekarang.
2. Kebudayaan Hindu-Buddha
Unsur Hindu-Buddha di Indonesia sampai sekarang cukup banyak. Terlihat dengan masih adanya patung-patung dewa Brahma, Wisnu, Siwa, dan Buddha sebagai peninggalan kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha. Unsur Hindu-Buddha pada candi-candi peninggalan juga sangat dominan sebagai warisan kebudayaan jaman dahulu, seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

3. Kebudayaan Islam
Kebudayaan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia merupakan salah satu peninggalan di Indonesia yang cukup dominan, seperti masjid-masjid dan tatanan hidup bangsa Indonesia. Agama Islam lebih berkembang daripada ajaran Hindu-Buddha karena di Islam tidak mengenal kasta/tingkatan.
4. Kebudayaan Barat
Dengan masuknya kebudayaan barat ke Indonesia, di samping efek negatifnya, kita juga dapat mengilhami efek positifnya. Berikut ini adalah yang seharusnya kita dapat pahami dari masuknya kebudayaan barat di Indonesia:
a.   Industry Development atau Perkembangan Industri Barat
b.   Perubahan Pola Berpikir dan Sikap
c.   Kemajuan IPTEK.

5. Beberapa contoh perkembangan budaya :
*    Cara Berpakaian
Masyarakat Indonesia lebih menyukai berpakaian yang lebih terbuka seperti bangsa barat yang sebenarnya tidak sesuai dengan adat ketimuran bangsa Indonesia yang dianggap berpakaian lebih sopan dan tertutup.
*    Alat Musik
Perkembangan alat musik saat ini juga dibanjiri dengan masuknya budaya asing, kita dapat mengambil contoh dari kebudayaan asli betawi di Jakarta, pada saat ini sudah tidak ada lagi terdengar alat musik Tanjidor musik khas dari tanah Betawi, saat ini yang sering kita dengar adalah alat-alat musik modern yang biasanya menggunakan tenaga listrik.
*   Permainan Tradisional
Bahkan masuknya budaya asing juga mempengaruhi permainan tradisional, seperti permainan gangsing atau mobil-mobilan yang terbuat dari kayu, pada saat ini sudah jarang kita temukan, yang saat ini kita temukan adalah produk-produk permainan yang berasal dari Cina, seperti mainan mobil remote control yang berbahan baku besi atau plastik.
    SOAL PILIHAN GANDA 

   1. Berikut ini adalah yang seharusnya kita dapat pahami dari masuknya kebudayaan barat di Indonesia, kecuali.....
   A. Industry Development atau Perkembangan Industri Barat 
   B.   Perubahan Pola Berpikir dan Sikap
   C.   Kemajuan IPTEK.
   D.  Cara berpakaian 
   2.  Struktur penduduk terdiri dari.....piramid.
  A. 2
  B. 3
  C. 10
  D. 8 

  3. Pengertian emigrasi yang benar adalah....
  A. Perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lainnya. Migrasi internasional dapat dibedakan.
  B. Masuknya penduduk dari suatu negara ke negara lain dengan tujuan menetap.
  C. Keluarnya penduduk dari suatu negara ke negara lain.
  D.Kembalinya imigran ke negara asalnya. 
  4. Migrasi Nasional dibagi menjadi....bagian
  A. 1
  B. 2
  C. 3
  D. 4
   
5 5. Faktor non demografi yang benar yaitu....
    A.Paritas
    B.Keadaan ekonomi penduduk
    C. Disrupsi perkawinan
    D. Proporsi yang kawin